Skip to main content

Nikmati Alam dengan Hiking


Hiking adalah olah raga rekreasi dengan kegiatan utama berjalan kaki. Olah raga rekreasi berarti selain mengolah fisik dengan membebani otot-otot tertentu dari tubuh, kegiatan ini juga harus mendapatkan manfaat sama seperti saat kita melakukan kegiatan rekreasi. Jadi tidak semua kegiatan berjalan kaki masuk kategori olah raga Hiking. Latar belakang seseorang melakukan hiking adalah karena mereka menginginkannya, bukan karena terpaksa. Hiking juga bisa berarti sekedar berjalan-jalan di ladang, di taman kota pada hari minggu sampai berjalan berhari-hari menelusuri hutan belantara.

Hiking adalah olah raga yang hemat biaya dan tidak memerlukan peralatan khusus. Karena orang yang melakukan hiking bisa berjalan sejauh yang diinginkannya menyusuri lembah atau pegunungan. Didalam hiking, perjalanan akan lebih penting dari tujuannya. Ini berarti siapa saja yang dapat menikmati proses perjalanan hiking, maka orang tersebut telah berhasil mencapai tujuan utama olah raga ini.

Ada banyak kegiatan yang masuk kedalam kategori olah raga ini, misalnya trekking, backpacking, bushwalking, trailing, mountaineering dan lain sebagainya.

Bentuk dasar dari olah raga ini adalah berjalan kaki, jadi siapapun yang bisa melangkahkan kaki untuk berjalan, maka dia bisa melakukan hiking. Pada tingkatan lebih lanjut, hiking bisa menjadi titik awal mempelajari kemampuan survival (bertahan hidup di alam), Camping (berkemah), mountaineering (mendaki gunung), rock climbing (panjat tebing), kemampuan navigasi dan berbagai teknik dalam kegiatan dialam terbuka.

Manfaatnya tentu tidak sedikit, selain kebugaran tubuh yang didapat, hiking juga dapat membantu mengembangkan kepribadian bagi siapa saja yang melakukannya.


Comments

Popular posts from this blog

Kelembaban Udara

Lingkungan hutan tropis juga dicirikan dengan kelembaban udara yang tinggi. Dalam beberapa kasus, kelembaban udara dapat mencapai titik embun , yaitu kandungan air mencapai jenuh diudara. Di Indonesia kelembaban udara relatif rata-rata 80%. Kelembaban tertinggi misalnya terjadi di hutan hujan tropis yang terletak didataran tinggi. Pegunungan diperbatasan antara Kalimantan Barat dan Kalimantan Utara , di punggung gunung perbatasan antara Sulawesi Tengah , dan Sulawesi Tenggara sering tercatat angka kelembaban relatif 100% terutama terjadi pada suhu udara mencapai minimum dipagi hari.

Hutan Rawa dan Hutan Mangrove

  A. Hutan Rawa Pada umumnya hutan rawa ditemukan disekitar danau atau sungai tenang yang terlindung, pada pinggiran air tergenang, dan dalam lekuk. Hutan dalam rawa gelagah demikian itu serupa dengan rawa iklim sedang dan biasanya terdiri dari tumbuhan monokotil tegak, seperti misalnya spesies gelagah ( Phragmites ), papirus ( Cyperus Papyrus ), ekor kucing ( Typha ). Akar tumbuhan ini terendam, sedangkan tunasnya berada jauh diatas permukaan air. Akar dan tunasnya yang terendam air mempunyai rongga udara untuk membantu pengudaraan. Vegetasi rawa menghuni habitat berair tawar, pH masam sampai sangat masam dan jarang terdapat pH sampai 6, kecuali pada saat kondisi setelah hujan. Permukaan air yang turun naik menyebabkan terjadinya pengeringan tanah secara periodik yang membantu proses perubahan kimia tanah atau mempercepat laju dekomposisi bahan organik.

Kelompok Tumbuhan

Berbicara tentang hutan, berarti berbicara tentang suatu lingkungan yang terutama didominasi oleh tumbuhan. Bermacam-macam tumbuhan tumbuh membentuk suatu vegetasi dengan karakteristik tertentu. Secara alami vegetasi tersebut membentuk kelompok-kelompok tertentu yang dapat diklasifikasi sehingga dapat ditentukan tipe dari vegetasi itu sendiri. Kelompok-kelompok tumbuhan didalam suatu vegetasi hutan diantaranya :