Yang semakin mempersulit penanganan pandemi COVID-19 adalah adanya orang-orang yang terinfeksi namun Asimt0matik. Artinya ada orang-orang yang terinfeksi COVID-19 namun tidak menunjukan gejala sama sekali, atau kalau istilah di kita itu Orang Tanpa Gejala. Sulit untuk melacak penderita yang asimtomatik, dan mereka sangat berpotensi menjadi pembawa yang semakin memperluas jangkauan penyebaran COVID-19 ini. "Menurut laman National Geographic Indonesia, CDC atau Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika memperkirakan sebanyak 40% orang yang terkena COVID-19 merupakan Asimtomatik atau Orang Tanpa Gejala." Sehingga ada efek piramida gunung es dalam penanganan pandemi ini, artinya bisa saja kasus-kasus yang berhasil di data hanyalah sebagian saja. Di belakangnya ada jauh lebih besar kasus yang tidak tercatat karena memang tidak terlacak.
"Upruk-aprak lalampahan ngumbara dialam dunya"